untitled
  • Hey Webmasters! New Photo Album Service Launched - Check it out!


A strikingly handsome young man walked into the office of a Hollywood agent with his resume and portfolio in hand. The agent reviewed the young man's slim resume and small portfolio with the care that was deserving of his fine young specimen.

"You have the very obvious good looks and excellent demeanor of an actor. Tell me, have you had any roles that I might be aware of."

"Other than the requisite high school and college plays, no sir," said the handsome young man.

"I dare say I know the reason why, with a name like yours," said the agent.

"Sir?"

"Your name. Penis Van Lesbian. That's not a name that will go far in Hollywood. I'd love to represent you, but you'll have to change your name."

"Sir," the handsome young man protested.

"The Van Lesbian name was my father's, my grandfather's and his father's name. We have carried this name for generations and I will not change it for Hollywood or any other reason."

"If you won't change your name, I cannot represent you young man."

"Then I bid you farewell -- my name will not change." With that, Penis Van Lesbian left the agents office never to return.

Five Years Later: The Hollywood agent returned to his office after lunch with some producers and shuffled through his mail. Mostly junk mail, trade journals and the like. There was one letter. He opened the envelope and removed the letter. As he unfolded the fine linen paper, a check dropped from the folds and onto his desk. He looked at the check. It was for 50,000 dollars! He read the letter:

Dear Sir: Several years ago, I entered your office determined to become an actor. You refused to represent me unless I changed my name. I objected, saying the Penis Van Lesbian name had been carried for generations and left your office. However, upon leaving, I chanced to reconsider my hastiness and after considerable reflection, I decided to heed your advice and endeavored to change my name. Now I am a famous actor with many roles and known to millions worldwide.

Having achieved this fame and fortune, it is often that I think back to my meeting with you and your insistence that I change my name. I owe you a debt of gratitude, so please accept this check with my humble thanks, for it was your idea which has brought me to such wealth and fame.

Very Sincerely Yours,

Dick Van Dyke

submitted by Annie, Portland, OR


FENOMENA ASTRAL wawancara Arwah DR AZaHari & Arman .. By POsmo


Dr. Azahari dan asistennya Amran terbunuh dalam sebuah penggerebekan di
> > > villa flamboyan, Batu Malang. Banyak yang percaya namun banyak juga yang
> > > meragukan kematian gembong teroris tersebut. Untuk itu sebuah tim paranormal
> > > dibentuk oleh tabloid Posmo untuk mewawancarai arwah Dr. Azahari. Lokasi
> > > dipilih dekat Villa Flamboyan, selain untuk memudahkan pemanggilan juga
> > > untuk menerawang keadaan arwah Dr. Azahari dan Amran dirumah tsb. Karena
> > > menurut keyakinan Jawa, arwah seseorang sebelum 40 hari masih berada
> > > dilokasi tempatnya meninggal.

> > > Terlebih dahulu dilakukan penerawangan kedalam rumah tersebut. Dari
hasil terawangan, tampak arwah Dr. Azahari sedang duduk termenung sementara
arwah Arman berkali-kali menyumpahi Dr. Azahari menuntut adanya surga yang
> > > dijanjikan. Kondisinya amat mengerikan, tubuh bagian bawah hancur, namun
> > > dialam gaib ia masih bisa berjalan. Tampak ia sangat menyesal bergabung
> > > dengan kelompok Azahari.

> > > Berikutnya proses pemanggilanpun dilakukan. Ketegangan tampak pada wajah
> > > sang paranormal maupun sang mediator. Pembacaan mantra dan konsentrasi
> > yang kuatpun dilakukan. Tak beberapa lama tubuh sang mediator bergetar, dan
> > dari terawangan batin tampak arwah Dr. Azahari yg sedang termenung sudah
> > > memasuki tubuh sang mediator.


> > > Asalamualaikum.
> > > (Mendengar sapaan ini dari wajah sang mediator tampaknya Azahari sedikit
> > > kaget dan membalasnya)
> > > Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.

> > > Apakah benar anda Dr. Azahari Husin?
> > > Ya, benar. Lalu anda siapa?

> > > Saya dari tim Posmo.
> > > Agama anda apa?

> > > Islam.
> > > Coba ucapkan syahadat.

> > > (Pewawancara lalu menjawab dengan ucapan dua kalimat syahadat)
> > > Oh ya mari. Ada perlu apa anda kemari?

> > > Maaf, saya hanya ingin tahu apa yg anda lakukan. Sebab, banyak orang yg
> > > ingin bertanya tentang latar belakang anda dan kelompok anda melakukan
> > > kegiatan itu.
> > > Oh, begitu.
> > > (Azahari tidak langsung menjawab, tapi dia diam beberapa saat. Nampaknya
> > ia sedang memikirkan sesuatu yg telah terjadi)

> > > Apakah anda kecewa dengan kejadian kemarin?
> > > Ya kecewa, ya tidak.
> > > (Nampaknya dia mengerti bahwa yg dimaksud adalah peristiwa penggerebekan
> > di Villa Flamboyan)

> > > Maksudnya?
> > > Saya kecewa karena tugas saya belum selesai. Masih banyak
> rencana-rencana yg belum dikerjakan.

> > > Terus?
> > > Saya katakan tidak kecewa karena sdh banyak yg saya kerjakan meskipun
> blm sampai tujuan. Tetapi paling tidak misi saya membuka mata AS bahwa Islam
> > > tidak bisa diremehkan tercapai. Banyak rencana yg sdh berjalan dgn baik.
> > > Selama tiga tahun saya "mengelola" Indonesia sdh banyak yg saya kerjakan
> > > bersama teman2 seperjuangan.

> > > Selama ini dimana saja yg paling byk anda "kelola"?
> > > Lebih banyak di P. Jawa.

> > > Mengapa tidak di Thailand yg byk tempat maksiatnya, Singapura yg byk
> > > Nasraninya, Malaysia negara anda sendiri atau AS sekalian?

> > > (Diam cukup lama)
> > > Tugas saya hanya Indonesia. Tiap negara punya penanggung jawab dan saya
> > > kebagian Indonesia bersama Noordin M. Top.

> > > Mengapa Indonesia dijadikan sasaran?
> > > Indonesia adalah negara besar dgn penduduk mayoritas nuslim, tetapi
> tidak berdaulat karena byk dikendalikan AS. Kepentingan2 strategis selalu
> > > berdasarkan kepentingan AS. Menurut kami, pemerintah Indonesia selalu
> > > tunduk kepada AS. Bandingkan dgn Malaysia yg meskipun kecil, tapi sangat tegas
> > dan memiliki harga diri yg tinggi.

> > > Lalu bagaimana anda melihat bahwa yg menjadi korban adalah umat Islam sendiri?
> > > Memang banyak umat Islam tak berdosa menjadi korban, tetapi itu semua
> > > tanggung jawab saya kepada Tuhan. Saya kira, itu semua sdh takdir mereka.

> > > Kalau begitu anda mendahului kehendak Yang Kuasa?
> > > (Azahari tidak menjawab. Dari ekspresi yg ditunjukkan mediator, nampak
ia tidak senang dgn pertanyaan ini).

> > > Kalau sekarang keadaannya menjadi seperti ini, bagaimana tanggung jawab
> > > anda?
> > > Semuanya sdh saya niati dan pikirkan akibatnya. Saya juga sdh menyiapkan
> > > rencana lain seandainya saya tak bisa melanjutkan tugas. Jadi, secara
> > > ideologi, saya tidak pernah mati. Jangan menganggap ini sukses besar.
> > > Selama sumbernya di Philipina tdk pernah bisa dikalahkan, kelompok saya tidak
> > akan pernah mati. Sekarang saja masih ada delapan anak buah saya yg bisa
> > > dijadikan andalan. Belum lagi 12 orang yg berasal dari Philipina sdh
> masuk Indonesia.

> > > Setelah menjawab pertanyaan ini, Dr. Azahari tampak kelelahan dan sang
> > > paranormalpun marfum dan segera mengeluarkannya dari tubuh sang
mediator.

> > > Namun pemanggilanpun dilakukan lagi utk menggali informasi lebih lanjut.
> > > Berikut rangkuman hasil wawancara lebih lanjut dengan arwah Dr. Azahari
> > dan Amran.

> > > Setelah pengeboman kedutaan Australia, kelompok ini berpindah-pindah
> kota terutama didaerah Banten dan Jawa Barat. Mereka memanfaatkan kelemahan
> > > pengejaran aparat yg hangat-hangat tahi ayam. Mereka menggunakan mobil
utk mengangkut bahan peledak berjumlah besar, selebihnya menggunakan motor
> > > dengan helm berteropong. Mobilisasi dilakukan antara jam 2-4 pagi,
karena pada jam tsb penjagaan sangat longgar. Azahari juga mengatakan bahwa
> > > Noordin M. Top melarikan diri menggunakan motor bersama dua pengawalnya. Mereka
> > > dilengkapi senjata AK dan F16 serta rompi bom. (Menurut roh Mahapatih
> > > Gajahmada yg dikontak tim ini, Noordin M. Top juga akan tertangkap dalam
> > > waktu dekat ini. Proses penangkapannya akan lebih seru dari
penggerebekan Dr. Azahari)

> > > Di Sidotopo, Jawa Timur, Azahari pernah hendak meledakkan markas
Pertamina di Perak dan Tunjungan Plaza. Alasannya Pertamina merupakan sarang
> > koruptor dan uangnya tersedot utk kepentingan yg tidak jelas. Sedang Tunjungan
> > Plaza merupakan ajang pamer budaya barat. Di Malang, Azahari juga merencanakan
> > > meledakkan PLTA Tulungagung. Menurutnya dengan peledakan PLTA ini,


listrik se-Jawa Bali akan terganggu sehingga pemerintah akan terkonsentrasi pada
masalah ini, dan mereka akan lebih mudah melakukan aksi2 selanjutnya.
> > > Tentang biaya operasional, mereka mendapat sokongan dari Al-Qaeda dan
> dari orang2 Arab yg anti Amerika. Dana 50 jt sampai 100 jt masuk kerekening
> > > kelompok ini setiap bulannya, namun Azahari menolak menyebutkan di bank
> > > mana dan atas nama siapa rekening tsb.

> > > Sementara Arman tampak sangat menyesal dan berkali-kali protes kepada
> > > Azahari. "Mana surga yg kamu janjikan? Sekarang saja gelap seperti ini.
> > Utk pulang ke rumah sdh tak mungkin," katanya. Arman tampak sangat gundah.
> > > Tubuhnya yg hancur tampak selalu kepanasan dan ia merasakan sangat
> > > kehausan.
> > > "Terus bagaimana saya ini, Mas?" tanyanya kepada tim paranormal. "Kalau
> > > tahu akhirnya begini, saya tak mau bergabung. Sebab niat saya sebenarnya
> hanya memperdalam agama, bukan yg lain. Ya, Tuhan memang Maha Adil. Siapa
> > > berbuat, ia akan menuai hasilnya. Mungkin sdh takdir saya seperti ini." Katanya
> > > lagi.

> > > Sebelum bergabung ke kelompok ini, Arman seorang pengangguran. Ia pamit
> > > kepada keluarganya utk mencari pekerjaan, namun sebenarnya ia memperdalam
> > > ilmu agama di sebuah pondok pesantren. Di sana ia bertemu dengan  Noordin,
> > > mendapat "pencerahan" sedikit lalu diserahkan ke Azahari. Di kelompok ini ia
hanya sebagai kurir, namun ia juga diajari berbagai macam dan sifat  bahan
peledak serta cara merakit bom oleh Azahari.

Tapi sejauh ini ia blm pernah melakukannya sendiri. Sayang akhir hidupnya ternyata
tak seperti yg ia harapkan.

> > > Yah, nasib mungkin bisa berubah, tergantung pada pilihan jalan hidup anda yg
> > > lalu dan saat ini. Azahari, seorang yg berpendidikan tinggi menyandang gelar
> > > Doktor, seandainya ia meneruskan bekerja pada bidangnya, tentu ia  menjadi
> > > seorang yg disegani bukan karena ia seorang gembong teroris.

NEW PANTS?! this page is for adults only

this one is ok except rated mature 4 language arts

well, i needed to update so badly that i decided to put up some of my "dirty work".  don't ask, don't tell.  the newspaper article is brand new, but the other ones are kind of older.  do what you have to do!

saw this in the paper.  what a weirdo article!

don't tell bravehost i put this up or i'll get banned

i don't think i'm allowed to put this up so don't report me

this one is kind of old and also might get me in trouble.  can u keep a secret?

papi see, papi do.

e.l.j. everybody loves jerjeece!!!  that kooky german is back in brown.  read it and weep.

hey, if you don't like... LOVE IT!  or you can leave it.  the choice is YOURS!  THE BALLS ARE YOU IN YOUR COURT!

you're on my shit list!!!

Unbridled Horse Agression

This is your new webpage. You can delete this and replace it with whatever you want.

this one is kind of older, but it doesn't mean you don't already love it... from birth!

 it's about liberty get over it

this is from my (newer) brown spray phase

hey, does this hit home for you? 

yeah, that one is BIG because it has a lot of important thing saying

this was inspired by one of my favorite artists, blu knite aka jimmi c aka jHawk.  check him out here.

and here's the close up of that fun pak:

don't you get hungry!?!??!  YOU WANT IT TO EAT OR YOU WANT IT TO EAT YOU


Web Hosting · Blog · Guestbooks · Message Forums · Mailing Lists
Allwebco Web Templates · Build your own toolbar · Free Talking Character · Audio, Fonts, Clipart
powered by a free webtools company bravenet.com